Kebersamaan

Halaman Pendopo Kab. Pacitan - 15 Agustus 2015

Sukseskan Jambore Genre 2015

Pancer Door - 3-4 Oktober 2015

Monday, November 25, 2013

Racana Bratasena dan Dewi Arimbi STKIP PGRI Pacitan

Perkemahan penerimaan tamu Racana Bratasena - Dewi Arimbi Pangkalan STKIP PGRI Pacitan merupakan agenda tahunan sebagai pelaksanaan salah satu program Racana yang bertujuan untuk menerima anggota baru, yaitu pengenalan Racana, Sehingga seluruh anggota racana paham betul tentang organisasinya dan mampu melaksanakan Satya, dan Darma Pramuka serta nilai-nilai positif dari kisah pewayangan Bratasena dan Dewi Arimbi. Dengan demikian tiap anggota tidak hanya ikut-ikutan tanpa tahu makna yang terkandung di dalamnya dari kegiatan yang akan diikuti. 


Penerimaan Tamu Racana ini dilaksanakan dalam bentuk perkemahan yang diikuti oleh tamu Racana 20 orang dan Dewan Racana 30 orang, dilaksanakan tanggal 23 - 24 November 2013 di Kampus Pendidik STKIP PGRI Pacitan, diawali Upacara Pembukaan yang dihadiri oleh kak Dr. H. Maryono, MM selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan, para Pembantu Ketua selaku anggota Mabigus, Kabiro, Kaprodi dan Dosen. Dalam sambutannya Kak Maryono selaku Kamabigus menyampaikan bahwa kepramukaan sangatlah penting bagi mahasiswa Kampus Pendidik (sebutan bagi Kampus STKIP PGRI Pacitan) yang diharapkan akan menjadi Pembina Pramuka di kemudian hari pada masanya di dunia kependidikan.
Dalam kesempatan penerimaan Tamu Racana ini Kak Dalud Daeka selaku Pembina Gugus Depan juga berpesan agar para anggota Racana tidak berkecil hati dengan anggota yang jumlahnya sedikit, "lebih baik sedikit tapi berkualitas, dari pada banyak tapi sulit dikendalikan, namun demikian semoga ke depan dapat meningkat secara kualitas maupun kuantitasnya". Untuk itu perlu strategi agar para mahasiswa tertarik dengan kegiatan kepramukaan.
Sedangkan materi pembekalan yang disampaikan antara lain : pengertian dari Gerakan Pramuka, Petunjuk Penyelenggaraan Gugus Depan berpangkalan di perguruan tinggi serta kepandegaan disampaikan oleh Andalan Cabang Kwarcab Pacitan. Sedangkan materi lainnya adalah praktek teknik kepramukaan, pemantapan, outbond dan bakti sosial.
Hingga penutupan usai para peserta masih bersemangat mengikuti kegiatan. Kita berharap semoga semakin intens berkegiatan, dan dapat menjadi generasi muda yang tanggap, tangguh, tanggon dan trengginas serta berkarakter bangsa melalui Pramuka.

--------------------
Tentang Racana :



Pengertian

Racana adalah kumpulan dari dua sampai empat Reka. Arti kata Racana adalah dasar penyangga tiang bangunan yang dalam bahasa Jawa disebut umpak. Nama Racana biasanya diambil dari nama-nama pahlawan. Namun demikian tidak menutup kemungkinan nama Racana juga diambil dari nama-nama senjata atau nama kerajaan dalam pewayangan atau nama ceritera mitos. Dalam pemilihan nama tentunya diambil yang terbaik menurut anggota Racana, sehingga memiliki makna dan kebanggaan bagi seluruh anggota Racana.

Racana sebagai Wadah Pembinaan
 
Dalam sistim pendidikan Gerakan Pramuka, Racana merupakan bagian dari organsiasi Gugus Depan sebagai wadah pembinaan pramuka golongan Pandega. Dalam posisinya sebagai wadah pembinaan maka Racana merupakan tempat utama para Pramuka Pandega di dalam mengembangan potensi dirinya melalui pendidikan kepramukaan. oleh sebab itu Racana harus aktif dan memiliki program latihan dan kegiatan yang terencana dengan baik.

Racana dalam sistem pendidikan kepramukaan berfungsi sebagai  satuan gerak yaitu satuan organisasi/unit pelaksana yang mengimplementasikan sistim pendidikan kepramukaan bagi para peserta didik.


Dikutip dari  : http://www.ensiklopediapramuka.com/2012/08/racana.html

Sunday, November 24, 2013

TC Raimuna Daerah Provinsi Jawa Timur

Tanggal 24 November 2013 di Sanggar Kwarcab Pacitan telah diadakannya Pembukaan dimulainya Pemusatan Latihan (Training Center) untuk calon peserta RAIDA (Raimuna Daerah) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2013 yang akan diselenggarakan di Lebakharjo Kabupaten Malang tanggal 15 - 21 Desember 2013.
Dalam kegiatan TC tersebut diberikan pembekalan materi seputar kegiatan yang akan diikuti pada Raimuna tersebut.
Beberapa materi yang akan disampaikan dalam rangkaian TC ini antara lain :

  1. Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB)
  2. SAR Darat dan SAR Air
  3. Tata Upacara Penegak dan Pandega
  4. Forum Penegak dan Pandega
  5. Dinamika Kelompok

Peserta TC tersebut berasal dari utusan Gugus Depan SMA/SMK/MA/PT yang ada di wilayah Kwartir Cabang Pacitan yang berjumlah 16 orang putri dan 16 orang putra dengan Pembina Pendamping 2 orang dan Pimpinan Kontingen 1 orang.

Tujuan dari TC tersebut adalah merupakan upaya pemantapan dan penyamaan persepsi tentang Raimuna serta upaya pendidikan fisik dan mental guna mempersiapkan diri untuk mengikuti Raimuna Daerah di Lebakharjo Kabupaten Malang.

Hadir dalam pembukaan TC tersebut Kakak Arifin selaku Sekretaris Cabang Pacitan. Dalam amanat beliau diantaranya beliau berpesan agar kegiatan ini dapat bermanfaat guna membekali diri untuk berangkat ke Raimuna Daerah serta menambah wawasan dan pengetahuan seputar teknik kepramukaan dan pengetahuan lainnya.

Kegiatan TC Raimuna Daerah ini akan terus berlanjut sampai dengan menjelang Upacara Pelepasan yang dijadwalkan tanggal 12 - 13 Desember 2013 nanti oleh Kamabicab Pacitan.
Selamat dan sukses ......

--------------------------------
Tentang istilah "Raimuna"   :
Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang di Indonesia diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka. Raimuna diselenggarakan mulai dari tingkat Kwartir Ranting (kecamatan) hingga tingkat nasional.
Kata Raimuna berasal dari bahasa Ambai, Daerah Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Kata Raimuna merupakan gabungan dua kata yaitu "Rai" dan "Muna". "Rai" berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan "Muna" adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan. Raimuna memiliki arti sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh sesuatu daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan.
( http://id.wikipedia.org/wiki/Raimuna - 25/11/2013 : 08.34 WIB)

Monday, November 11, 2013

Perkemahan Sabtu Minggu Majelis Pembimbing

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pacitan pada hari Sabtu – Minggu tanggal 9 – 10 November 2013 di Kompleks Monumen Panglima Besar Jendral Soedirman Desa Pakis Baru Kecamatan Nawangan (+ 50 km ke arah utara kota Pacitan) dilaksanakan Perkemahan Sabtu Minggu Majelis Pembimbing (Persami Mabi). Pelaksanaan Persami Mabi ini merupakan bukanlah sesuatu yang baru bagi Kwarcab Pacitan karena beberapa tahun yang lalu pernah juga dilaksanakan. Karena jeda waktu yang lama dan tidak rutin setiap tahunnya, sehingga pelaksanaan Kemah Mabi ini terasa istimewa. Dalam laporan pelaksanaan Persami Mabi ini Wakil Ketua I Kwarcab Pacitan selaku Ketua Panitia Penyelenggara secara lengkap menyatakan bahwa : “revitalisasi Gerakan Pramuka telah dicanangkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia selaku Ketua Mabinas Gerakan Pramuka pada Upacara Hari Pramuka ke-65 tanggal 14 Agustus 2006 di Cibubur dan disahkannya Undang Undang RI Nomor 12 Tahun 2010 mengandung pengertian Gerakan Pramuka adalah pemberdayaan Pramuka yang sudah ada yang dilakukan secara sistematis, berkelanjutan serta terencana guna memperkokoh eksistensi organisasi dan lebih meningkatkan peran, fungsi dan tugas pokok Gerakan Pramuka”. Lebih lanjut Kak Fathoni menjelaskan tentang tujuan Persami Mabi ini adalah sebagai sarana silaturahmi Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka se Kabupaten Pacitan dan sebagai penguatan akan peran aktif Majelis Pembing Cabang, Majelis Pembimbing Ranting dan Majelis Pembimbing Gugus Depan. 



Untuk mencapai tujuan kegiatan Persami Mabi ini diisi dengan kegiatan penyampaian materi tentang Penyelenggaraan Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka yang disampaikan oleh Kak MZ. Iqbal, SH., MH (Bidang Organisasi, Urusan Hukum, Organisasi dan Perundang Undangan Kwarnas) dan Materi Undang Undang Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka yang disampaikan oleh Kak Soepari Oetomo Singoputu, SH., MH., M.Sc. (Bidang Humas dan Informatika Urusan Humas). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur Majelis Pembimbing, nampak hadir dalam kegiatan di Pakis Baru Nawangan ini adalah : Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kak Indartato – Bupati Pacitan), Kepala/Pimpinan SKPD Kabupaten Pacitan, Ketua dan Anggota Majelis Pembimbing Ranting (Camat, Kapolsek dan Danramil) se Kabupaten Pacitan, Unsur Pimpinan Kwartir Ranting, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (SMP/MTs/SMA/MA/SMK), dan juga tidak lupa jajaran Andalan Cabang Kwarcab Pacitan juga turut hadir. Tercatat 350 peserta mengikuti kegiatan ini. 

Kegiatan Persami Mabi secara resmi dibuka oleh Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kak Indartato. Dalam sambutan pembukaan Kak Indartato menyatakan bahwa : “Pada saat ini berbagai pihak menyadari pentingnya peranan gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan kaum muda di tanah air”. Lebih lanjut Kak Indartato menyatakan bahwa, peranan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentuk perilaku sosial kaum muda yang positif, sungguh sangat menentukan, dan menjadi program khusus pemerintah. 


Kegiatan Persami Mabi selanjutnya adalah Sarasehan/Diskusi yang disampaikan oleh Andalan Nasional Kak MZ. Iqbal dengan materi Petunjuk Penyelenggaraan Majelis Pembimbing sebagaimana Keputusan Kwarnas Nomor 225 Tahun 2007. Satu hal yang menjadi penekanan Kak MZ. Iqbal adalah : “penampilan pembina/pembimbing, dalam kehidupan sehari-hari yang menentukan keberhasilan tujuan Gerakan Pramuka”. Untuk itu Kak Iqbal mengharapkan kepada seluruh pembimbing dan pembina untuk terus meningkatkan diri. Materi yang kedua tentang Undang Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka yang disampaikan oleh Andalan Nasional Kak Soepari Oetomo Singoputu. Dalam paparannnya Cak Pari (panggilan akrab Kak Soepari Oetomo Singoputu), tidak menjelaskan langsung tentang materi undang undang, tetapi menjelaskan tentang “suasana batin” dan “sisi lain” tentang sejarah penyusunan Undang Undang Nomor 12 Tahun 2010. Hal ini wajar karena Cak Pari adalah salah satu Tim Perumus Kwarnas dalam penyusunan RUU Gerakan Pramuka sebelum diajukan ke DPR. 



Dalam pemaparan materi yang dilakukan oleh Kak MZ. Iqbal dan Cak Pari, cukup menarik dan seru bagi seluruh peserta Persami Mabi ini, hal ini ditunjukkan dengan adanya berbagai pertanyaan dan usulan yang disampaikan terkait materi-materi yang disampaikan Andalan Nasional yang hadir. Misalnya saja usulan dari Kak Imam (Kamabigus SMPN Punung), mengusulkan agar : “Pembina Pramuka mendapatkan perhatian dari pemerintah”. Juga dari Kak Fathoni (Ketua I Kwarcab Pacitan) : “Kwarnas hendaknya peka terhadap tayangan TV yang merusak moral generasi muda”. 


Selanjutnya acara Persami Mabi Pakis Baru Nawangan semakin menarik minat peserta dengan diadakannya Prosesi Api Unggun, yang diisi hiburan spontanitas dari peserta, tak canggung rasanya Mabi ikut serta menari-nari lucu dan bernyanyi gembira layaknya Siaga dan Penggalang . . . . . . tak terasa pukul 23.00 WIB diiringi udara dan angin pegunungan yang dingin seluruh kegiatan Persami Mabi berakhir. Peserta Mabi kembali ke tempat tidurnya dengan alas tikar tanpa bantal, jauh dari kenyamanan . . . .


Di sini senang .... di sana senang 
Di mana-mana hatiku senang......